Wahai anak yang saleh, ketahuilah bahwa orang yang mati karena dibunuh, kelak di akhirat tangan kanannya memegang kepalanya sendiri dengan urat yang dikeluarkan darah. Sedangkan tangan kirinya adalah orang yang membunuhnya untuk dipersembahkan kepada Allahswt. Orang yang dibunuh ini kemudian berkata, "Wahai Tuhanku, orang inilah yang telah membunuhku", lalu Allah Swt berfirman kepada pembunuh itu, "Celakalah engkau!" lalu pembunuh itu diseret ke neraka. Sungguh kita berlindung kepada Allah SWT agar dijauhkan dari perbuatan keji ini.Pertengkaran dan pembunuhan sangat dilarang. Larangan ini bersifat menyeluruh. Tidak boleh orang muslim tanpa objek dengan sesama muslim. Orang muslim juga tidak boleh tanpa objek selain muslim. Allah menghendaki ini berjalan dengan damai dan segala permasalahan juga diselesaikan dengan cara-cara yang baik, seperti dengan musyawarah atau dialog.Hadis Rasulullah saw.:البراء ازب ل اللہ ال : لزوال الدنيا لى اللهاه ابن اجه ) ل (Artinya: Dari Al Bara bin Azib, sesungguhnya Rasulullah saw. pernah berkata: "Kehancuran dunia (nilainya) lebih ringan di sisi Allah dari pada seseorang yang membunuh seorang mukmin tanpa hak(HR Ibnu majah) 3. Berdasarkan bacaan di atas, setujukah Anda terhadap orang yang berselisih karena mempertahankan pendapatnya sendiri dan terhadap orang yang membunuh karena berkelahi? Berikan alasan yang jelas untuk jawaban anda! chadschillerulv – February 04, 2023